<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Forex Trading Marketiva.com &#187; Analisa Teknikal</title>
	<atom:link href="http://marketiva.purwochanger.com/category/analisa-teknikal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://marketiva.purwochanger.com</link>
	<description>Inilah Cara Belajar Forex Trading Valas Marketiva Terdahyat, Dalam 5 Menit atau Kurang Dijamin Langsung Bisa, atau Gratis Uang Tunai senilai $5!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Apr 2010 13:36:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Analisa Valas Sederhana Bagian 4 dari 4</title>
		<link>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html</link>
		<comments>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 03:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marketiva Indonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa Fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Marketiva Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketiva.purwochanger.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana bisa saya tahu harga yang sudah saya dapatkan sudah tergolong cukup tinggi?
Anda hitung range rata-rata harian pasangan mata uang yang anda mainkan. Misalnya Euro-Usd rata-2x rangenya 115 poinan waktu anda akan entry anda sudah menghitung dan ternyata range sudah berada pada kisaran 112 poin sedangkan harga berjalan saat ini hanya selisih kurang 3 poin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: bold;">Bagaimana bisa saya tahu harga yang sudah saya dapatkan sudah tergolong cukup tinggi?</span></p>
<p style="text-align: justify;">Anda hitung range rata-rata harian pasangan mata uang yang anda mainkan. Misalnya Euro-Usd rata-2x rangenya 115 poinan waktu anda akan entry anda sudah menghitung dan ternyata range sudah berada pada kisaran 112 poin sedangkan harga berjalan saat ini hanya selisih kurang 3 poin dari harga tertinggi ini sudah bisa dikatakan anda sudah memperoleh harga yang cukup tinggi bukan.</p>
<p>Sesial-sialnya anda, misalnya harga masih bisa naik lagi paling hanya selisih 20 poinan lagi tidak sampai kena sampai ratusan poin bukan.</p>
<p><span id="more-148"></span></p>
<p>Secara logika sederhana seandainya anda sudah mendapat harga yang sudah tergolong paling tinggi misalnya. Memang ada kemungkinan harga bisa naik lebih tinggi lagi tapi minimal selisihnya sudah tidak terlalu banyak bukan.</p>
<p>Contoh :<br />
EURO-USD rata-rata range hariannya 115 poin</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Waktu anda akan masuk market</span><br />
High : 1.1804<br />
Low : 1.1690<br />
Harga tick bergerak saat itu: 1.1802<br />
High – Low = 114 poin<br />
Selisih dari harga High ke harga Tick = 2 point</p>
<p>Anda memutuskan untuk entry sell EURO-USD bisa jadi harga akan terus bergerak naik misalnya sampai ke 1.1815. Anda akan mengalami minus 13 point tetapi jika benar terjadi demikian artinya sudah bisa dikatakan tidak mungkin lagi anda sampai mengalami minus sampai 50 point ke atas karena range harganya pun saat anda masuk sudah diatas rata-rata.</p>
<p>Hal ini berbeda jika anda berpedoman pada indicator tehnikal RSI atau apalah yang lainnya itu saya yakin pada saat harga 1.1780 an saja sudah masuk ke indicator overbought dan bagi anda yang tidak mengetahui trick ini sudah memutuskan untuk entry dan pas harga di swing oleh market menuju ke 1.1815 anda sudah berkeringat dingin bukan? Bahkan mungkin anda sudah memutuskan untuk cutt loss.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Rahasia 4 Unsur</span><br />
Dalam bertrading forex ada 4 macam pair Major seperti yang sudah dibahas diatas. Dalam pengamatan saya ke 4 unsur ini satu sama lain saling berkaitan dimana terdapat fenomena misalnya jika Euro-USD dan GBP-USD naik maka USD-CHF dan USD-JPY menurun mungkin sebagian dari pembaca sudah mengerti akan hal ini.</p>
<p>Tapi jika diperhatikan lebih lanjut lagi ada suatu keanehan yang kadang muncul, dimana salah satu pasangan mata uang tetap bertahan atau Cuma berjalan di tempat saja naik 5-10 point lalu turun lagi 5-10 poin.</p>
<p>Segera cek masing-masing range ke 4 pairs tersebut biasanya pasti salah satunya sedang berada dalam kondisi belum balance dan sedang berusaha menyesuaikan ketertinggalan rangenya sementara yang lainnya tetap berusaha menjaga kestabilan harga high atau lownya supaya tidak terlalu over.</p>
<p>Memang sedikit membingungkan dan sukar diceritakan secara tertulis hal ini bisa anda pelajari dengan berlatih membaca pergerakan major pairs tersebut gunakan logika maka akan anda temukan kuncinya.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Menghindari Signal palsu</span><br />
Salah satu kekurangan tehnikal indicator dan charting grafik adalah kurang bisa mendeteksi signal palsu tampilan grafik dan tehnikal indicator seolah-olah sudah menunjukan overbought misalnya. Tapi pada kenyataanya harga terus melambung tinggi seolah sudah tidak peduli lagi pada segala macam aturan standart.</p>
<p>Keunggulan tehnik analisa Range point adalah bisa mengantisipasinya sehingga kita tidak termakan jebakan market atau Bandar. Memang tidak ada bukti nyata bahwa ke empat pasangan major pairs tersebut berkaitan tetapi berdasarkan dari pengalaman dan pengamatan semua menunjukan bahwa memang ada kaitannya.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Posisi ideal adalah saat kedua pasangan pairs tersebut sudah konfirm.</span><br />
Contoh:<br />
Anda open posisi sell EURO-USD lalu perhatikan lawannya misalnya USD-JPY. Pada saat EURO-USD reversal seharusnya USD-JPY juga mengalami reversal pula. Jika anda entry pada saat sudah terjadi hal demikian bisa hampir dipastikan 99% anda pasti menang mengantongi paling sedikitnya 10 point. Yang harus diingat adalah tidak selamanya misalnya EURO-USD berlawanannya dengan USD-JPY bisa jadi EURO-USD berlawanan dengan USD-CHF. Pokoknya salah satu diantara 2 pairs tersebut.</p>
<p>Seandainya terjadi hal yang abnormal misalnya, justru EURO-USD berlawanan dengan GBP-USD maka saya sarankan wait and see dulu mungkin pasar / Bandar sedang merencanakan sesuatu hal.</p>
<p>Hal tersebut tidak akan anda dapatkan kalau hanya mengandalkan chart grafik atau tehnikal indicator.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Prinsip keseimbangan</span><br />
Ke 4 major pair tersebut selamanya berusaha saling menseimbangkan hal ini tidak bisa dijelaskan perkata saya harap anda bisa membacanya. Cara membacanya adalah berpikirlah secara logika jangan terfokus hanya kepada salah satu pasangan mata uang saja.</p>
<p>Demikian, Semoga Bermanfaat.</p>
..........................................<br> Search terms:<a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="CARA JITU MENAG POREX">CARA JITU MENAG POREX</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4">/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="indikator jitu marketiva">indikator jitu marketiva</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="indikator jitu forex">indikator jitu forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="indikator jitu">indikator jitu</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="tips jitu forex">tips jitu forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="tips menang forex">tips menang forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="temukanb cara sederhana menang forex">temukanb cara sederhana menang forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="pair yang berlawanan dengan eur/usd dalam forex">pair yang berlawanan dengan eur/usd dalam forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html" title="pair dalam forex">pair dalam forex</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.898 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-4-dari-4.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisa Valas Sederhana Bagian 3 dari 4</title>
		<link>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html</link>
		<comments>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 03:45:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marketiva Indonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa Fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[analisa valas]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Marketiva Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketiva.purwochanger.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Bertrading bukanlah suatu ilmu pasti 1+1=2 jadi jangan sia-siakan uang anda untuk kursus-kursus yang menjanjikan keuntungan trading secara pasti kalau memang kursus tersebut pasti bisa menjamin kesuksesan anda bertrading ngapain mereka masih sibuk buka usaha kursus bukankah lebih baik mengurusi trading mereka sendiri?
Kunci utamanya seringlah berlatih. Segala bacaan atau ilmu dapat anda peroleh secara gratis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bertrading bukanlah suatu ilmu pasti 1+1=2 jadi jangan sia-siakan uang anda untuk kursus-kursus yang menjanjikan keuntungan trading secara pasti kalau memang kursus tersebut pasti bisa menjamin kesuksesan anda bertrading ngapain mereka masih sibuk buka usaha kursus bukankah lebih baik mengurusi trading mereka sendiri?</p>
<p style="text-align: justify;">Kunci utamanya seringlah berlatih. Segala bacaan atau ilmu dapat anda peroleh secara gratis lewat googling browsing di internet atau bertukar pikiran dengan rekan-rekan di forum atau millis.</p>
<p style="text-align: justify;">Trick diatas juga tidak menjanjikan keuntungan yang pasti tetapi paling tidak dengan menerapkan logika diatas anda sudah berada pada jalur yang tepat dan anda tidak bertrading secara buta. Anda sudah mendapatkan dasar dalam pengambilan suatu keputusan. Semoga masukan dari saya bisa memberi kesuksesan bagi kita semua.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-146"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Management Resiko</span><br />
Yang namanya salah analisa atau perhitungan sangat wajar terjadi pada saat bertrading salah satu yang paling penting adalah margin anda. Trading yang aman sebaiknya hanya menggunakan 10-20% dari margin anda sisanya sangat diperlukan untuk menghadapi hal-hal yang terjadi diluar dugaan. Atau kalau tidak mau pusing jalan paling sederhana adalah melakukan cut loss.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah pertama yang akan dibahas adalah melakukan tindakan average misalnya anda mengalami loss sampai dengan 50 point atau bahkan lebih tetaplah bersikap tenang tetap pada pedoman yang utama ambil tindakan berpedoman pada harga high atau low harian beraksi jika harga telah matang walaupun posisi masih kalah usahakan equity anda terus bertambah sehingga paling tidak anda memperoleh hasil impas dan modal awal anda tidak kena makan.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah kedua adalah tindakan locking atau hedging tindakan ini maksudnya untuk membatasi kerugian anda agar tidak terus membengkak bersabarlah dan tetap berfikir tenang maka kekusutan ini akan dapat diselesaikan dengan cantik dan anda bisa tetap memperoleh keuntungan manfaatkan virtual account untuk belajar memanagement resiko anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah ketiga adalah cutt loss hal ini tidak perlu dibahas lebih dalam karena sangat simple hanya anda akan mengalami kerugian sekian poin sesuai dengan apa yang anda mampu terima.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam melakukan management resiko sangat diperlukan ketenangan sikap. Keputusan entry tetap berpedoman pada harga high dan low biarpun pada saat anda melihat minus pointnya sudah besar, tapi berpikirlah seolah anda masih tidak ada minus yang dikhawatirkan akibat panik anda langsung me-locking atau me-average posisi anda padahal harga bergerak saat itu belum matang akibatnya bisa tambah runyam.</p>
<p style="text-align: justify;">Point utamanya adalah usahakan agar equity awal anda tidak berkurang akibat kesalahan menganalisa bayarlah kerugian point anda dengan point yang anda peroleh kembali dari trading yang baru.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Contoh kasus hari Senin 5 Desember 2005</span></p>
<p style="text-align: justify;">Tema : Akibat serakah<br />
Pairs: GBP-USD</p>
<p style="text-align: justify;">Senin sekitar jam 23:00-24:00<br />
Harga tick 1.7394 harga High di 1.7416 sudah koreksi turun ke 1.7364 balik kembali menuju ke 1.17390 an bergerak seakan susah menembus ke 1.7390 harga bergerak di kisaran 1.7385-1.7390 an bahkan cenderung untuk turun semua indikataor dan analisa chart juga menunjukan signal bearish range harga pun sudah dirasakan cukup matang di 140 an point.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi USD-CHF juga sudah stabil nilai range USD-CHF juga dirasakan sudah matang karena sudah mencapai 140 poinan Hanya USD-JPY yang dirasakan masih kurang.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal seperti ini rawan dan memicu untuk segera mengambil posisi walaupun sebenarnya harga masih bisa naik lagi tapi kesimpulan kita ini Cuma koreksi saja dan akhirnya ternyata harga di swing ke atas break high terus sampai mencapai puncak ke 1.7440 an.</p>
<p style="text-align: justify;">Kejadian seperti diatas bisa menimbulkan loss yang cukup besar sebenarnya asal sabar masih bisa dicegah hanya saja kemampuan kita menahan emosi yang masih sangat minim sehingga mengakibatkan mengambil keputusan secara terburu-buru.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda bersabar dan tidak serakah pada hasil trading beberapa menit yang lalu sebenarnya anda sudah mengantongi kemenangan sekitar 30 poin persis seperti target. Dalam kasus ini kemampuan mengontrol dirilah yang menjadi factor loss atau profitnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Kesalahan fatal yang terus berlanjut</span><br />
Begitu mendapati harga terus naik mungkin anda mencoba mengaveragenya namun tindakan ini terlalu dini karena anda mengaveragenya pas sudah pagi masuk sesi Australia-Jepang. Peraturan basic harus diingat bertradinglah di market Amerika karena di market Amerikalah pergerakan harga yang sebenarnya terbentuk.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Apa dasar saya mengambil keputusan entry?</span><br />
Coba anda renungkan kembali pertanyaan diatas sebaik-baiknya!<br />
Apakah karena chart candle stick apakah karena tehnikal indicator yang sudah konfirm? Sedangkan banyak diantara kita bahkan saya sendiri yang masih bingung mengadopsi time frame yang tepat 1 menit, 5 menit, 15 menit, 30 menit, 1 jam, 4 jam, daily, weekly, monthly?</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan jika di cermati indicator tehnikal juga mengkonfirmasikan secara berlainan pada setiap time framenya jadi mana yang benar? Saya juga bingung. Memang factor range bisa saja terjadi miss tapi apakah factor analisa candle stick dan tehnikal indicator lainnya juga bisa menjamin tidak pernah miss?</p>
..........................................<br> Search terms:<a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="analisa valas">analisa valas</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="trik sederhana forex">trik sederhana forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="kursus forex di semarang">kursus forex di semarang</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="analisa valas sederhana">analisa valas sederhana</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="analisa sederhana forex">analisa sederhana forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="analisa forex">analisa forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4">/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="Cara yang Benar Menggunakan Desk Virtual Forex di Marketiva com">Cara yang Benar Menggunakan Desk Virtual Forex di Marketiva com</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="analisa valuta asing">analisa valuta asing</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html" title="contoh kasus hedging">contoh kasus hedging</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.86 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-3-dari-4.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisa Valas Sederhana Bagian 2 dari 4</title>
		<link>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html</link>
		<comments>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 03:42:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marketiva Indonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa Fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Marketiva Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketiva.purwochanger.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Saya membaca jadwal kalender berita ekonomi hanya untuk melihat jam-nya saja misalnya ada pengumuman berita ekonomi tertentu pada jam sekian. Berarti paling tidak mendekati jam tersebut akan besar kemungkinan terjadi perubahan harga secara ekstrem. Dengan kita mengetahui kira-kira kapan akan adanya pergerakan harga secara ekstrem paling tidak kita telah berhemat waktu dan tidak perlu seharian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saya membaca jadwal kalender berita ekonomi hanya untuk melihat jam-nya saja misalnya ada pengumuman berita ekonomi tertentu pada jam sekian. Berarti paling tidak mendekati jam tersebut akan besar kemungkinan terjadi perubahan harga secara ekstrem. Dengan kita mengetahui kira-kira kapan akan adanya pergerakan harga secara ekstrem paling tidak kita telah berhemat waktu dan tidak perlu seharian mengamati pergerakan harga di layar monitor. Kecuali kalau hal tersebut memang merupaka suatu hoby itu tentu saja tidak menjadi masalah bagi anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Bertrading sebaiknya mengikuti keadaan lapangan yang terjadi pada saat itu. Terlalu beresiko jika kita berusaha memprediksikan bahwa pada harga sekian akan terjadi bullish / bearish. Saran kedua, tunggu keadaan dan masuk begitu kesempatan benar-benar telah datang. Kunci utama lainnya tungguin trading anda sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-144"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bertrading harus disiplin mengikuti sistem atau pola yang telah kita tentukan. Keserakahan dapat berakibat fatal saya rasa dengan 1 hari dapat mengantongi 30 – 50 point sudah cukup. Banyak kekalahan besar yang terjadi dari akibat keteledoran yang sepele.</p>
<p style="text-align: justify;">Menentukan entry bisa dilakukan dengan atau tanpa bantuan chart ( Grafik ). Yang menjadi dasar pengambilan keputusan adalah harga tertinggi atau terendah range harian. Misalkan harga bergerak pada saat itu mendekati harga tertinggi pada hari itu, tunggulah dulu biasanya harga bergerak akan terus berusaha menembus harga tertinggi pada hari itu. Perhatikan range hariannya. Misalnya untuk mata uang EURO-USD range hariannya pada saat kita akan entry sudah mencapai 98 point besar kemungkinan harga tertinggi pada hari itu akan tertembus sampai beberapa point lagi diatasnya sebelum kemudian akhirnya harga berbalik arah karena aksi profit taking.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda tergolong seorang Risk Taker, sebenarnya bisa saja anda memanfaatkan keuntungan sewaktu terjadi koreksi harga tersebut dan anda bisa memetik 2 keuntungan sekaligus sewaktu harga terkoreksi naik sebentar sebelum akhirnya mengalami reversal ( pembalikan harga. ) hal ini bisa saja dilakukan tetapi saya tidak menyarankan untuk digunakan oleh pemula jika anda masih merasa belum begitu mengenal situasi pasar maka sebaiknya anda berlatih dahulu di rekening virtual anda dahulu sampai anda benar-benar menguasainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan jangan lupa pula perhatikan juga mata uang yang menjadi lawan mata uang yang kita pegang tersebut misalnya karena pada contoh kasus ini kita memegang mata uang EURO-USD maka perhatikan pula mata uang lawannya misalnya USD-JPY seharusnya pada saat yang sama USD-JPY juga akan berusaha menyentuh titik terendah sebelum pada akhirnya berbalik arah</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan memanfaatkan grafik pun kita bisa memperoleh informasi yang cukup jelas lagi jika anda pengguna software metatrader, cukup perhatikan pada time frame 5 menit &amp; 15 menit saja. Indicator yang digunakan cukup Bollinger bands saja dan jika masih kurang yakin gunakan indicator tambahan yaitu RSI dengan seting periodenya 6.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi sekali lagi yang perlu diingat dasar utamanya adalah range harian High dan Low!</p>
<p style="text-align: justify;">Jika telah terjadi break High ataupun break low baru anda perhatikan grafik candle stick anda terutama fokuskan pada frame 5 menit. Ini berguna supaya entry anda benar-2x persisi dan akurat pada harga serendah-rendahnya atau setinggi-tingginya.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang yang justru terjebak pada pemfokusan grafik misalnya garis Moving average sudah cross atau sebagainya tetapi sebenarnya pada waktu itu range harga belum terbentuk secara matang, tentu saja hal tersebut bisa menjadi sangat riskan. Sekali lagi saya tekankan perlunya anda memperhatikan range harga yang sudah terbentuk.</p>
<p style="text-align: justify;">Penggunaan garis pivot point support dan resistance pun bisa anda memanfaatkan untuk perbandingan mempertajam keputusan yang akan diambil. tetapi ingat sekali lagi patokan range hargalah yang menjadi fokusnya jangan anda menjadi rancu atau bingung karena segala macam indicator tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya mata uang EURO-USD sudah menembus break high perhatikan pada chart 5 menit anda candle stick akan telah menyentuh garis Bollinger bands bagian atas bahkan mungkin lebih tunggu dahulu sampai benar-benar telah mencapai puncaknya untuk lebih meyakinkan lagi konfirmasikan dengan time frame 15 menit baru setelah dirasakan adanya gejala reversal atau pembalikan maka baru anda melakukan entry</p>
<p style="text-align: justify;">Pergerakan harga merupakan suatu hal yang kompleks yang melibatkan keempat pasangan mata uang tersebut satu sama lainnya. Hal ini tidak bisa dijelaskan secara detail. Demikian pula penentuan overbought ataupun oversold tidak mutlak berpedoman pada chart frame 5 menit atau 15 menit hal ini akan anda peroleh sendiri dengan jalan sering berlatih gunakanlah logika anda maka hal yang luar biasa akan anda dapatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya ingin menjelaskan secara tertulis ataupun lisan tapi memang hal ini tidak bisa dijelaskan begitu saja sama saja seperti saya misalnya memberitahukan kepada anda harumnya bunga melati. Kita tidak bisa bukan untuk mendiskripsikan dengan kata-kata atau tulisan jalan satu-satunya supaya anda tahu ya cium dan rasakan sendiri harumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelajari pergerakan ke 4 pasang mata uang tersebut EURO-USD, GBP-USD, USD-JPY dan USD-CHF disitulah letak kunci jawaban kemenangan anda.</p>
..........................................<br> Search terms:<a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="cara menggunakan pivot">cara menggunakan pivot</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="indikator forex marketiva">indikator forex marketiva</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="range dalam forex">range dalam forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="indikator forek buat marketiva">indikator forek buat marketiva</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="grafik pivot point">grafik pivot point</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="marketiva indicator">marketiva indicator</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="indikator pivot point">indikator pivot point</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="indikator pivot point free download versi indonesia">indikator pivot point free download versi indonesia</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="indikator marketiva yang akurat">indikator marketiva yang akurat</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html" title="indikator marketiva">indikator marketiva</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.574 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-2-dari-4.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisa Valas Sederhana Bagian 1 dari 4</title>
		<link>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html</link>
		<comments>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 03:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marketiva Indonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa Fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Marketiva Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketiva.purwochanger.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang yang masih berpikir bahwa menganalisa forex merupakan suatu hal yang rumit dan semua penuh dengan segala macam rumus matematika yang menakutkan. Beberapa orang bahkan rela membayar jutaan rupiah untuk mengikuti kursus-kursus pasar modal yang mempelajari analisa tehnikal dengan perhitungan grafik yang rumit dan bahkan memusingkan karena kita sendiri jadi bingung frame mana yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banyak orang yang masih berpikir bahwa menganalisa forex merupakan suatu hal yang rumit dan semua penuh dengan segala macam rumus matematika yang menakutkan. Beberapa orang bahkan rela membayar jutaan rupiah untuk mengikuti kursus-kursus pasar modal yang mempelajari analisa tehnikal dengan perhitungan grafik yang rumit dan bahkan memusingkan karena kita sendiri jadi bingung frame mana yang harus dipilih 1 menitan, 5 menitan atau harian/daily?</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya jika kita berfikir logis, jernih dan tenang maka akan terlihat sesuatu yang tidak terlihat karena dikaburkan oleh segala macam tetek bengek indicator dan rumus yang rumit tersebut. Ingat rumus KISS (Keep It Simple Stupid), sebuah pedoman terbaik yang wajib diterapkan di segala bidang kehidupan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk sukses dalam trading Forex ada suatu prinsip dasar yang harus dipegang . Ingat anda bertrading ini artinya anda berdagang kalau anda berdagang berfikirlah dengan pola pikir seorang pedagang. Beli diharga murah lalu jual di harga tinggi ini adalah aturan nomor satu yang paling wajib diperhatikan. Tidak peduli apakah anda bermain saham, index, bursa komoditi, forex ataupun anda seorang pedagang konvensional, terapkan selalu prinsip tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-142"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bertrading Forex memang berlangsung 24 jam non stop mulai berjalan dari market Australia sekitar pukul 04:00 WIB Dini hari lalu berlanjut pada pembukaan market Jepang mulai pukul 07:00 WIB pagi diteruskan pembukaan market eropa pada pukul 14:30 WIB sore hari dan diakhiri pada market Amerika yang buka pada jam 20:30 WIB malam dan ditutup sekitar jam 04:30 WIB dini hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan pada pengalaman, peran waktu atau sesi bertrading sangat berpengaruh pada hasil akhir kita menang atau kalah. Sekilas secara garis besar harga berjalan datar pada sepanjang pagi sampai sore hari waktu Indonesia bagian barat. Baru pada sesi market Eropa biasanya harga mulai menggeliat dan terbentuk dan puncaknya pada sesi market Amerika. Pada sesi market Amerika ada peluang besar untuk mendapat keuntungan besar dengan waktu singkat asalkan kita bisa memposisikan diri secara tepat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Cara menentukan posisi Buy atau Sell</span><br />
Setelah memperhatikan fenomena diatas maka sebaiknya kita bertrading pada waktu sesi market Amerika saja. Langkah pertama adalah menghitung range harga high-low masing-masing pairs mata uang pada hari itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Ada 4 macam mata uang yang umum diperdagangkan yaitu:</span></p>
<p style="text-align: justify;">EURO – USD: Merupakan mata uang Negara uni eropa<br />
GBP &#8211; USD: Merupakan mata uang Negara Inggris<br />
USD &#8211; JPY: Merupakan mata uang Negara Jepang<br />
USD -CHF: Merupakan mata uang Negara Swiss</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Berdasarkan pengamatan rata-rata range harian</span><br />
Cara menghitungnya selisih data High-Low setiap hari selama 1 bulan dibagi 22 hari kerja</p>
<p style="text-align: justify;">EURO – USD: 115 POINT<br />
GBP &#8211; USD: 150 POINT<br />
USD &#8211; JPY: 90 POINT<br />
USD -CHF: 130 POINT</p>
<p style="text-align: justify;">Angka-angka diatas tidaklah mutlak baku tapi paling tidak jika pada saat kita akan entry dan range sudah sejumlah rata-rata tersebut paling tidak kita sudah pada jalan yang benar walaupun belum menjamin 100% kemenangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kita perhatikan lebih seksama ada suatu pola tertentu yang saling berkaitan pada ke empat pasangan mata uang tersebut yaitu mata uang EURO-USD dan GBP-USD biasanya berjalan seiring berbanding terbalik dengan mata uang USD-JPY dan USD-CHF. Jika mata uang EURO-USD dan GBP-USD menguat maka biasanya mata Uang USD-JPY dan USD-CHF melemah . Demikian pula sebaliknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi perlu disimak lebih lanjut hal tersebut tidak selalu berjalan sesuai kejadian diatas ada kalanya salah satu nya bertahan sedangkan mata uang yang lainnya mengikuti pola yang sesuai biasanya. Jika terjadi demikian maka ada kemungkinan salah satu mata uang yang tertahan pergerakannya tersebut (mata uang yang berpola tidak seperti biasanya) telah berada pada titik terendah atau titik tertinggi harian dan telah mempunyai range harian yang sudah matang (sudah mendekati sama dengan atau lebih sedikit dari rata-rata range harian mata uang tersebut).</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada aturan khusus yang menyebutkan bahwa salah satu pasangan mata uang lebih gampang diperdagangkan semuanya mempunyai peluang yang sama hanya saja ada baiknya jika kita menyesuaikan dengan kekuatan margin kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Pergerakan pasangan mata uang Euro-Usd dan Usd-Jpy lebih stabil dengan kisaran range yang sekitar 100 poinan hal ini tentu saja menjadi lebih aman dimainkan dengan modal margin kita yang kecil dibandingkan dengan pasangan mata uang GBP-USD dan USD-CHF yang berkisar pada angka 200 poinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kejadian yang telah saya amati dapat saya ambil kesimpulan bahwa sebenarnya uang atau modal spekulan kelas kakap seperti George Soros hanya diputarkan pada 4 pasang mata uang tersebut saja dimana selalu berusaha menyeimbangkan volume dan harga dari mata uang tersebut supaya pada akhir penutupan berjalan seimbang sesuai dengan rata-rata range high – low harian.</p>
<p style="text-align: justify;">Arah pergerakan harga sebenarnya sudah terbaca dari pergerakan harga masing masing pasangan mata uang tersebut. Masalah pendekatan analisa secara fundamental dengan mencermati berita-berita ekonomi sebenarnya sudah tercermin dari pergerakan harga.</p>
..........................................<br> Search terms:<a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="cara menentukan sell atau buy dalam forex trading">cara menentukan sell atau buy dalam forex trading</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="kursus forex terbaik">kursus forex terbaik</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="cara analisa forex">cara analisa forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="cara menganalisa mata uang euro">cara menganalisa mata uang euro</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="forex sederhana">forex sederhana</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="metode analisa teknical forex terbaik">metode analisa teknical forex terbaik</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="cara analisa forex marketiva">cara analisa forex marketiva</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="cara menganalisa forex">cara menganalisa forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="cara sederhana buy and sell forex">cara sederhana buy and sell forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html" title="analisa valas sederhana bagian 1 dari 4">analisa valas sederhana bagian 1 dari 4</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.763 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-valas-sederhana-bagian-1-dari-4.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisa Teknikal</title>
		<link>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html</link>
		<comments>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 03:34:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marketiva Indonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Valas / Forex Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketiva.purwochanger.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Analisa Teknikal (technical analysis) adalah salah satu analisis atau metode pendekatan yang mengevaluasi pergerakan suatu harga saham, valas, kontrak berjangka (future contract), indeks dan beberapa instrumen keuangan lainnya.
Para analis teknikal melakukan penelitian yang mendasar terhadap pola pergerakan harga komoditi yang berulang dan dapat diprediksi. Bahkan analisis teknikal bisa juga diartikan sebagai suatu studi utama mengenai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Analisa Teknikal (technical analysis) adalah salah satu analisis atau metode pendekatan yang mengevaluasi pergerakan suatu harga saham, valas, kontrak berjangka (future contract), indeks dan beberapa instrumen keuangan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Para analis teknikal melakukan penelitian yang mendasar terhadap pola pergerakan harga komoditi yang berulang dan dapat diprediksi. Bahkan analisis teknikal bisa juga diartikan sebagai suatu studi utama mengenai harga, termasuk besarnya (volume) dan posisi terbuka (open interest).</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi pada intinya analisis teknikal merupakan analisis terhadap pola pergerakan harga di masa lampau dengan tujuan untuk meramalkan pergerakan harga di masa yang akan datang. Analisis teknikal ini sering juga disebut dengan chartist karena para analisisnya melakukan studi dengan menggunakan grafik (chart), dimana mereka berharap dapat menemukan suatu pola pergerakan harga sehingga mereka dapat mengeksploitasinya untuk mendapatkan keuntungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam analisis teknikal, memprediksikan pergerakan harga forex sama seperti memprediksi pergerakan harga komoditi karena para analis hanya melihat faktor grafik dan volume transaksi saja.</p>
<p style="text-align: justify;">PRINSIP DASAR ANALISIS TEKNIKAL<br />
Ada tiga prinsip yang digunakan sebagai dasar dalam melakukan analisis teknikal, yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;">1. Market Price Discounts Everything<br />
Yaitu segala kejadian-kejadian yang dapat mengakibatkan gejolak pada bursa valas secara keseluruhan atau harga mata uang suatu negara seperti faktor ekonomi, politik fundamental dan termasuk juga kejadian-kejadian yang tidak dapat diprediksi sebelumnya seperti adanya peperangan, gempa bumi dan lain sebagainya akan tercermin pada harga pasar.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Price Moves in Trend<br />
Yaitu harga valuta asing akan tetap bergerak dalam satu trend. Harga mulai bergerak ke satu arah, turun atau naik. Trend ini akan berkelanjutan sampai pergerakan harga melambat dan memberikan peringatan sebelum berbalik dan bergerak ke arah yang berlawanan.</p>
<p style="text-align: justify;">3. History Repeats It Self<br />
Karena analisis teknikal juga menggambarkan faktor psikologis para pelaku pasar, maka pergerakan historis dapat dijadikan acuan untuk memprediksi pergerakan harga di masa yang akan datang. Pola historis ini dapat terlihat dari waktu ke waktu di grafik. Pola-pola ini mempunyai makna yang dapat diinterprestasikan untuk memprediksi pergerakan harga.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa Indikator yang digunakan dalam Analisa Teknikal</p>
<p style="text-align: justify;">Support &amp; Resistance<br />
Adalah tingkat ketahanan harga yang bergerak antara bullish (uptrend) dan bearish (downtrend). Bullish mendorong harga-harga naik, dan bearish menurunkannya. Penunjuk harga pada dasarnya bergerak menunjukkan sampai seberapa jauh harga bergerak naik atau turun.</p>
<p style="text-align: justify;">Support and Resistance Levels<br />
Support adalah tingkat tahanan harga dibawah harga pasar saat itu, dimana buying interest seharusnya bisa menguasai tekanan penjualan dan mempertahankan harga agar tidak jatuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Resistance adalah tingkat tahanan harga diatas harga pasar saat itu, dimana tekanan penjualan seharusnya cukup kuat untuk menguasai tekanan pembelian dan mempertahankan agar tdak terlalu tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika investor mengharapkan perubahan, seringkali mereka lakukan dengan tiba-tiba. Catatan: breakout diatas level resistance disertai dengan peningkatan yang signifikan di volume tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan level support dan resistance kemungkinan merupakan kejadian yang paling nyata dan terukur di chart harga. Penetrasi level support/resistance bisa dipicu oleh perubahan fundamental diatas atau dibawah ekspektasi investor (contohnya: perubahan pendapatan, manajemen, kompetisi dll.) atau oleh self-fullfilling prophecy (investor melakukan pembelian saat harga naik). Penyebabnya tidak sesignifikan seperti efek new expectations yang menuntun pada level harga baru</p>
<p style="text-align: justify;">Supply and demand<br />
Tidak ada yang misterius mengenai support dan resistance: merupakan supply dan demand klasik. Mengingat kembali class ‘Econ 101?, garis supply/demand menunjukkan bahwa supply dan demand akan berada pada harga yang diberikan</p>
<p style="text-align: justify;">Garis supply menunjukkan quantity (seperti: jumlah saham) dimana penjual akan melakukan aksi pada harga yang diberikan. Ketika harga naik, quantity penjual juga meningkat saat itu sehingga banyak investor ingin menjual pada harga tertinggi tersebut. Garis demand menunjukkan jumlah saham dimana pembeli ingin membeli pada harga yang diberikan. Ketika harga naik, quantity pembeli menurun saat itu sehingga sedikit investor yang mau membeli pada harga yang tinggi</p>
<p style="text-align: justify;">Pada harga yang diberikan, chart supply/demand menunjukkan berapa banyak pembeli dan penjual. Di pasar terbuka, garis ini secara berkala berubah-ubah. Ekspektasi investor dapat berubah dan juga harga yang ditunjukkan antara pembeli dan penjual masuk akal. Breakout diatas level resistance merupakan bukti upward shift pada garis permintaan dimana lebih banyak pembeli ingin membeli pada harga tinggi. Sama dengan kegagalan support level menunjukkan bahwa garis supply telah berubah downward</p>
<p style="text-align: justify;">Fondasi dari perangkat technical analis berdasarkan konsep supply/demand. Chart harga-harga untuk instrument financial memberikan kita penglihatan yang lebih terhadap kegiatan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Traders’ remorse<br />
Mengikuti penetrasi level support/resistance, sangat umum bagi trader untuk mempertanyakan level harga terbaru. Contohnya, setelah breakout diatas resistance level, pembeli dan penjual bisa mempertanyakan validitas harga baru dan memutuskan menjual. Hal ini menciptakan fenomena yang disebut “traders remorse” dimana harga-harga kembali ke level support/resistance mengikuti breakout harga.</p>
<p style="text-align: justify;">Price action karena periode remorse adalah krusial. 1 dari 2 hal bisa terjadi. Apakah itu consensus dari ekspektasi dimana harga baru tidak bisa dijamin , dalam hal ini harga-harga akan bergerak mundur ke level sebelumnya; atau investor akan menerima harga baru, dalam hal ini harga-harga akan terus bergerak searah penetrasi. Jika mengikuti trader’s remorse, consensus ekspektasi terhadap harga terbaru yang lebih tinggi tidak dijamin, “bull trap” (atau false breakout) klasik tercipta.</p>
<p style="text-align: justify;">Sentiment yang sama menciptakan bear trap. Harga-harga jatuh dibawah level support sangat lama agar downtrend berkurang (atau sell short) dan kemudian bounce back diatas level support meninggalkan downtrend.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara yang paling baik untuk quantify ekspektasi mengikuti breakout adalah dengan mengasosiasikan volume dengan breakout harga. Jika harga-harga menembus level support/resistance dengan peningkatan yang besar pada volume dan periode trader’ remors relative low volume, hal ini menunjukkan ekspektasi baru akan terjadi (minoritas investor akan salah bertindak).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya, jika breakout pada volume moderat dan periode “remorseful” sedang dalam level peningkatan, hal ini menunjukkan sedikit sekali ekspektasi investor berubah dan kembali ke ekspektasi aslinya. Resistance menjadi support. Ketika level resistance berhasil ditembus, levelnya berubah menjadi level support.</p>
<p style="text-align: justify;">Resistance becomes support<br />
Satu dari dua hal yang akan terjadi ketika harga instrument financial mendekati level support/resistance. Di satu sisi, hal tersebut dapat bereaksi sebagai reversal point. Dengan kata lain, ketika harga saham jatuh ke level support, harga akan naik kembali. Sementara di sisi lain level support/resistance akan bergerak balik saat penetrasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Contohnya, ketika harga pasar jatuh dibawah level support, level support sebelumnya akan menjadi level resistance sementara pasar kemudian kembali ke level sebelumnya</p>
<p style="text-align: justify;">TREND LINES<br />
Konsep trend sangat esensial pada pendekatan technical terhadap analisis pasar. Semua perangkat yang digunakan oleh chartist- level support dan resistance, price pattern, moving averages dan trend lines dan sebagainya- memiliki tujuan dasar dalam membantu mengukur trend pasar untuk tujuan berpartisipasi dalam trend tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Trend Lines: Uptrend and Downtrend</p>
<p style="text-align: justify;">TREND MEMILIKI 3 ARAH<br />
Kebanyakan orang selalu berfikir pasar selalu mengenai uptrend atau downtrend. Faktanya adalah pasar bergerak dalam 3 arah: keatas, kebawah, dan flat. Sangat penting dikenal perbedaan ini agar paling tidak pada saat yang ketiga, harga-harga bergerak flat atau datar. Tipe flat ini mencerminkan periode keseimbangan dalam level harga dimana kekuatan supply dan demand dalam kondisi relative stabil. Hal ini mendefinisikan trend gerakan menyamping (sideways trend) sebagai trendless market.</p>
<p style="text-align: justify;">Tipe perubahan ini selalunya tidak konstan, berdasarkan berita dan rumor. Perubahan seperti ini akan menciptakan trap pada bullish atau bearish market.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada 3 keputusan dalam menghadapi trader &#8211; apakah akan long (beli), short (jual) atau tidak melakukan apa-apa terhadap pasar. Ketika pasar naik, strategi pembelian sangat disarankan. Ketika jatuh, pendekatan kedua sangat tepat. Walau bagaimanapun, ketika pasar bergerak kesamping, pilihan ketiga-keluar dari pasar-biasanya merupakan keputusan yang bijak.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa melihat grafik, dengan merubah hari, atau minggu sebagai frame waktu, chartist sebaiknya memutuskan arah dan durasi trend. Pasar dibentuk dari berbagai jenis trend, dan pengenalan dari trend ini akan sangat menentukan sukses atau tidaknya investasi jangka panjang/pendek.</p>
<p style="text-align: justify;">Moving Averages<br />
Moving Averages adalah salah satu teknikal indicator serba guna dan yang paling umum digunakan, karena cara terbentuknya dan fakta bahwa sangat mudah dihitung dan di uji. Moving Averages adalah basis sistem untuk banyak trend mechanical. Pada dasarnya trend yang mengikuti pasar, oleh karena itu hanya memberitahukan kepada kita trend yang terjadi setelah fakta.</p>
<p style="text-align: justify;">Moving Average, MA<br />
Untuk mengetahui pergerakan selama 50 hari pada penutupan harga, harga selama 50 hari kebelakang ditambahkan keatas dan totalnya dibagi 50. Istilah bergerak/moving digunakan karena hanya harga selama 50 hari yang digunakan pada kalkulasi, untuk itu the body of the data di rata-ratakan bergerak maju setiap hari perdagangan baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Catatan, average yang bergerak tidak bisa dihitung sebelum memiliki data periode “n”. Contohnya , kita tidak bisa menampilkan average pergerakan selama 50 hari sebelum hari ke 50 dari chart.</p>
<p style="text-align: justify;">Moving Averages yang paling umum adalah average hari 20,30,50,100 dan 200. Setiap Moving Average menyediakan interpretasi yang berbeda terhadap apa yang akan dilakukan instrument harga. Tidak selalu hanya ada satu frame waktu. Moving Averages dengan time span yang berbeda-beda menceritakan cerita yang berbeda-beda. Semakin pendek time span, semakin sensitive Moving Averege terhadap perubahan harga. Semakin panjang time span, sedikit sensitive atau semakin lembut Moving Average. Moving Averages digunakan untuk menegaskan arah trend dan kelembutan harga dan fluktuasi volume atau “noise” yang bisa membingungkan interpretasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tipe Moving averages didalam chart:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Simple Moving Average (SMA)</li>
<li>Exponential Moving Average (EMA)</li>
<li>Smoothed Moving Average (SMMA)</li>
<li>Linear Weighted Moving Average (LWMA)</li>
</ul>
..........................................<br> Search terms:<a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="perbedaan analisis fundamental dan teknikal">perbedaan analisis fundamental dan teknikal</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="grafik falas">grafik falas</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="cara tarik garis support dan resistance">cara tarik garis support dan resistance</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="metodologi penelitian perubahan forex">metodologi penelitian perubahan forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="analysa volume dalam trading forex">analysa volume dalam trading forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="belajar trendline di valuta asing">belajar trendline di valuta asing</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="perbedaan antara analisis teknikal dengan analisis fundamental">perbedaan antara analisis teknikal dengan analisis fundamental</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="beljar memahami analisa teknikal forex">beljar memahami analisa teknikal forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="analisa teknikal forex">analisa teknikal forex</a>, <a href="http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html" title="indikator untuk menentukan beli pada forex">indikator untuk menentukan beli pada forex</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.527 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketiva.purwochanger.com/analisa-teknikal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
